Workshop Teknik Fisika Kenalkan Teknologi Lintas Bidang

JAKARTA – Dalam memperkenalkan teknologi bidang industri, Program Studi Teknik Fisika Universitas Nasional (UNAS) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Teknik Fisika mengadakan workshop implementasi teknik fisika dalam lintas bidang teknologi. Bertajuk ‘Engineering Physics for a Better World’, kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi SMA/SMK sederajat dan berbagai universitas di Jabodetabek.

Bertempat di Aula Lantai 4 dan Selasar Kampus UNAS Pejaten, kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 20-21 Desember 2017. Adapun pembicara dalam workshop ini diantaranya Dosen Teknik Fisika UNAS, Ir. Ajat Sudrajat, M.T,  dengan materi Mengolah Air jadi Bahan Bakar dan alumni Teknik Fisika UNAS, Ir. Erman Adharian, M.T. dengan materi Drone Technology pada hari pertama. Sedangkan hari kedua diantaranya Past President of ASHRA Chapter Indonesia, Ir. Rana Yusuf Nasir, dan Ir. Totok Soehartanto, DEA., dengan materi Sistem Pembangkit Beserta Sumber Energinya.

Ditemui disela sela acara, koordinator pelaksana mahasiswa kegiatan ini, Farhan Rizki Ramadhan mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan agar dapat mengenalkan teknik fisika UNAS kepada siswa siswi SMA/SMK.  “Kegiatan ini semuanya menampilkan karya-karya dari teknik fisika UNAS sehingga ketika mereka melihatnya diharapkan menimbulkan ketertarikan dengan prodi teknik fisika,” imbuhnya.

Farhan menambahkan, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan teknologi-teknologi baru di masyarakat awam seperti pesawat tanpa awak atau yang dikenal dengan drone. Bertempat di selasar UNAS, rangkaian kegiatan ini juga diadakan pameran inovasi teknologi tanpa batas yang terdiri dari hasil nyata karya-karya mahasiswa dan dosen teknik fisika.

“Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan kepada teman-teman dan dapat dijadikan sebagai inspirasi dalam tugas akhir mahasiswa UNAS. Harapan kami kegiatan ini dapat menjadi acara tahunan prodi teknik fisika,” tutur mahasiswa prodi semester 5 ini.

Salah satu pembicara dalam workshop ini, Ir. Erman Adharian, M.T mengatakan bahwa saat ini perkembangan pesawat tanpa awak di Indonesia sudah mulai berkembang. Menurutnya, penting bagi Indonesia untuk mengembangkan partner dengan negara-negara yang sudah matang di teknologi drone. “Dalam negeri kita sendiri sudah memiliki beberapa kemampuan sumber daya manusia (SDM), terutama dalam bidang programming dan manufacturing. Tetapi kalau mau lebih cepat untuk mengejar teknologi yang setara kita harus bekerjasama dengan negara luar yang sudah matang dalam bidang ini,” pungkasnya, Rabu (20/12)

Menurutnya, penting bagi kampus untuk rutin mengadakan workshop dalam rangka meningkatkan pengetahuan generasi muda di bidang teknologi. “Hal ini penting dilakukan supaya negara kita tidak tertinggal. Sehingga pada nantinya mereka dapat menciptakan lapangan pekerjaan, menciptakan peluang kerja, sehingga mereka dapat menarik karyawan,” tutur alumni teknik fisika UNAS ini.

Ditemui usai kegiatan, Ketua Program Studi Teknik Fisika UNAS, Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si. mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat baik dilaksanakn mengingat sejalan dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang sedang dijalankan oleh UNAS. “Dalam hal ini seluruh kegiatan yang berhubungan dengan kemahasiswaan wajib disertakan dalam SKPI tersebut. Kegiatan ini poinnya tinggi sekali hanya dengan dua hari saja sudah mendapatkan 500 poin, sementara UNAS mensyaratkan 1000 poin,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan suatu bentuk implementasi teori-teori yang sudah didapatkan mahasiswa di bangku kuliah. Selain itu, judul yang dibawakan dalam kegiatan ini berdekatan langsung dengan industri yang notabene sudah menjadi identitas dari teknik fisika.

“Sarjana teknik fisika sangat dibutuhkan mengingat jumlah insinyur di Indonesia masih sangat sedikit. Saya harap lulusan teknik fisika UNAS semakin banyak berperan baik di dalam negeri maupun diluar negeri,” tutup Fitria. (*Nis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *